Redelong - Sulitnya akses menuju Desa Pasir Putih, masyarakat setempat harus mendayung perahu kayu (tradisional) saat beraktivitas mencari nafkah untuk bertahan hidup, Pada Rabu 7 Agustus 2024.
Kakek Habdo 82 tahun, saat dijumpai oleh media mengatakan bahwa, Desa Pasir putih yang terletak di ujung Utara Kabupaten Bener Meriah yang memiliki jumlah 69 jiwa dan 26 KK memiliki 10 Kecamatan dimana Desa Pasir Putih bagian dari Kecamatan Syiah Utama.
Lanjut Kakek Habdo, selama ini kami menempuh jarak ± 2 jam perjalanan (via darat) dari pusat pasar Pondok Baru menuju Desa Blang Panu kemudian dilanjutkan ke Desa Pasir Putih menggunakan perahu kayu tradisional ± 2 jam lamanya.
Ia juga menambahkan, warga Desa Pasir Putih ada sudah puĺuhan tahun, bahkan ia menetap di sana semenjak Indonesia belum merdeka, dengan menggantungkan hidupnya bercocok tanam, seperti kacang hijau, kacang tanah dan durian dimana hasil pertanian dijual ke Kabupaten Aceh Utara karena keterbatasan akses jalan darat menuju Desa Blang Panu Kecamatan Syiah Utama Kabupaten Bener Meriah"
Meski akses hanya mengunakan perahu kayu tradisional, warga Desa Pasir Putih tetap semangat bertahan hidup mencari rezki, karena tanahnya subur dan memberikan berkah kepada masyarakat setempat" ujar Kek Habdo.
Kami bersyukur Program "TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 121 yang diselenggarakan oleh Kodim 0119/BM membuka jalan menuju desa kami danbkami berharap program tersebut dapat berlanjut karena ini impian masyarakat Desa Pasir Putih. pungkasnya.
Saat awak media" meninjau lokasi desa tersebut terlihat orang tua sedang mendayung perahunya seorang diri, untuk pergi melihat tanamannya yang ada di kebun miliknya.

0 komentar:
Posting Komentar