REDELONG — Di tengah sisa-sisa kehancuran pasca-bencana yang melanda Bumi Bener Meriah, Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., turun langsung ke jantung Kabupaten Bener Meriah, Kamis 8 Januari 2026.
Kedatangan jenderal bintang empat ini bukan sekedar kunjungan kerja formal, melainkan melihat secara langsung akses jembatan yang sedang dikerjakan oleh satgas gulbencal dilapangan untuk memastikan urat nadi transportasi yang terputus kembali tersambung pasca bencana alam terjadi.
Peninjauan tersebut, turut didampingi Pangdam Iskandar Muda, Danrem 011/LW , Bupati Bener Meriah, Dandim 0119/BM dan jajaran petinggi TNI AD lainnya.
Jenderal Maruli menyaksikan langsung kegigihan prajurit yang sedang berpacu dengan waktu membangun Jembatan Bailey. Jembatan baja ini menjadi simbol harapan baru bagi warga yang sempat terisolir pasca bencana alam terjadi.
Ditengah kesibukannya meninjau akses jembatan. Momen haru pecah saat rombongan tiba di MIN 8 Bener Meriah. Jenderal Maruli merangkul anak-anak korban terdampak di Kecamatan Timang Gajah. Sebanyak 380 paket alat tulis dan tas sekolah dibagikan.
Sebuah pesan kuat, bahwa meski sekolah mereka sempat terancam, masa depan mereka tidak boleh terhenti. Instruksi tersebut langsung dari petinggi TNI bukan sekadar meninjau.
Selain itu, KASAD membawa mandat langsung dari Presiden RI, H. Prabowo Subianto. Ini adalah perintah langsung Bapak Presiden. Akses transportasi harus pulih. Kehadiran TNI AD di sini adalah untuk memastikan rakyat tidak lagi menderita karena akses yang terputus," tegas KASAD dengan nada bicara yang lugas dan penuh wibawa.
Ia, juga berpesan kepada seluruh prajurit di lapangan agar bekerja dengan hati hati namun tetap waspada. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan rakyat menjadi kunci utama dalam operasi pemulihan ini.

0 komentar:
Posting Komentar