Just another free Blogger theme

Sabtu, 31 Januari 2026

Redelong, Kodim 0119/BM - Menghidupkan kembali budaya gotong royong di tengah masyarakat. Personel TNI dari Koramil 03/TG Kodim 0119/BM dikerahkan dalam kegiatan tersebut sebagai wujud nyata kepedulian TNI dalam membantu pemulihan fasilitas ibadah pasca bencana.

Gotong royong tersebut difokuskan di wilayah teritorial Koramil 03/TG Kecamatan Timang Gajah untuk pembersihan dan pemulihan meunasah/masjid yang terdampak banjir beberapa bulan lalu, agar kembali layak digunakan menjelang bulan suci Ramadhan, Sabtu (31/01/2026).

Komandan Kodim 0119/BM Letkol Inf Ahmad Fauzi melalui Danramil 03/Kapten Inf Takdir Anur mengatakan, Selain mempercepat pembersihan sisa matrial/lumpur pasca bencana. Kegiatan ini juga memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat dalam membangun kembali wilayahnya, khususnya di Kecamatan Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah.

"Dengan dibersihkannya meunasah/masjid ini, masyarakat bisa segera menyambut bulan suci Ramadhan dengan tempat ibadah yang bersih dan rapi, sehingga dapat beribadah dengan tenang dan khusyuk", ujarnya.

TNI akan selalu hadir di tengah masyarakat, terima kasih kepada warga yang telah ikut berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong ini. Semoga kebersamaan ini terus terjaga, bersama-sama kita bisa bangkit dari musibah bencana alam ini. TNI akan kuat jika bersama dengan Rakyat, imbuhnya.

Semoga dengan adanya kegiatan ini wilayah-wilayah yang terdampak langsung bencana berangsur membaik dan pulih seperti sedia kala serta memberikan rasa nyaman bagi warga khususnya umat muslim yang akan melaksanakan Ibadah, pungkasnya.









 

Redelong  – Komandan Kodim 0119/BM Letkol Inf Ahmad Fauzi, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bener Meriah mendampingi Deputi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat tinjou Hunian Transisi (Huntra) di Desa Wonosobo, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah" Sabtu 31 Januari 2026

Dandim 0119/BM Letkol Inf Ahmad Fauzi saat dikonfirmasi mengatakan" Kedatangan Deputi BNPB pusat tersebut, untuk melihat secara langsung Huntara yang sedang dibangun didesa Wonosobo untuk masyarakat yang terdampak banjir bandang beberapa waktu lalu.

Selain itu, memastikan proses pembangunanya sesuai dengan rencana dan lancar sehingga layak ditempati oleh masyarakat untuk sementara waktu" Ujarnya 

Lanjutnya" Huntara yang sedang dibangun di desa Wonosobo tersebut menampung 89 KK dan saat ini sedang dalam proses pembangunan.

Dikatakan Dandim" Saat ini kabupaten Bener Meriah masih masa transisi pasca bencana alam terjadi, dan kami selaku satuan teritorial yang tergabung dalam Satgas Gulbencal siap mendukung penuh upaya pemerintah pusat dan daerah dalam percepatan pemulihan pasca terjadinya bencana di kabupaten Bener Meriah.

Selain itu, melalui jajaran Koramil yang tersebar di wilayah, kita terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait dalam pembangunan Hutara agar masyarakat yang terdampak langsung dapat dengan segera menempati hunian yang layak dan aman untuk sementara waktu" Pungkasnya

 

Redelong  – Pembangunan Jembatan Bailey di ruas jalan Desa Karang Rejo kini memasuki tahap pemasangan lantai jembatan, oleh satgas gulbencal dari Yonzipur 16/DA dan Kodim 0119/BM" Sabtu 31 Januari 2026

Dandim 0119/BM Letkol Inf Ahmad Fauzi mengatakan" Sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan infrastruktur pasca bencana. tahap pemasangan lantai jembatan menjadi salah satu pekerjaan penting sebelum jembatan dapat difungsikan dan digunakan oleh masyarakat.

Satgas Gulbencal bekerja secara intensif dan terkoordinasi untuk memastikan seluruh proses pengerjaan berjalan aman, cepat, dan sesuai standar teknis" Ujarnya 

Dengan terpasangnya lantai jembatan nantinya, diharapkan akses transportasi masyarakat dapat segera kembali normal, sehingga aktivitas perekonomian dan mobilitas masyarakat tidak lagi terhambat.

Pembangunan Jembatan Bailey ini merupakan upaya pemerintah pusat untuk mempercepat pemulihan tranportasi darat terhadap kebutuhan infrastruktur darurat sehingga pertumbuhan ekonomi tidak terhambat.

Alhamdulillah dari awal perakitan jembatan, hingga saat ini pengerjaannya berjalan lancar dan aman, semoga dalam waktu dekat jembatan Bailey ini sudah dapat kita fungsikan dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat" Pungkasnya

 

Jumat, 30 Januari 2026

Redelong, Kodim 0119/BM - Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Gulbencal Kodam Iskandar Muda melakukan pengerjaan intensif dan penyelesaian (Finishing) pada Jembatan Armco Wih Pase 4 di Desa Burni Pase, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, Jum'at (30/01/2026).

Terlihat di titik Jembatan Wih Pase 4 anggota Satgas Gulbencal yang terdiri dari Anggota Koramil 05/Permata, Yon Arhanud 5/CSBY dan Yonkav 11/MSC sedang melaksanakan pengerjaan pengecatan jembatan.

Komandan Kodim 0119/BM Letkol Inf Ahmad Fauzi di tempat terpisah mengatakan, kegiatan yang dilakukan oleh personel TNI di lapangan adalah upaya pemulihan Infrastruktur pasca terjadinya bencana hidrometeorologi di Kabupaten Bener Meriah.

"Sebelum diresmikan, jembatan-jembatan dilakukan pengecatan dengan warna merah putih oleh personel TNI maupun masyarakat secara bergotong royong untuk memperindah tampilan infrastruktur agar lebih menarik (menjadi ikon baru) dan melindungi material jembatan dari korosi", ujarnya.

Selain itu. Warna ini menjadi identitas bahwa fasilitas tersebut dibangun oleh TNI untuk kepentingan rakyat pasca terjadinya bencana, imbuhnya.

Jembatan Wih Pase 4 adalah salah satu jembatan vital yang menghubungkan antar kabupaten, dengan selesainya pembangunan ini diharapkan masyarakat sekitar dapat ikut membantu merawat dan menjaga jembatan yang telah di bangun kembali, agar aktivitas ekonomi masyarakat berangsur membaik dan kembali normal, pungkasnya.

 

Redelong, Kodim 0119/BM - Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 05/Permata Serda M Hadis melaksanakan pendampingan proses pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak bencana alam, di Desa Buntul Peteri, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, Jum'at (30/01/2026).

Pembangunan Huntara yang berjumlah 50 Unit ini merupakan kolaborasi antara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Pekerjaan Umum (PU), dan CV. Anugrah Alam.

Ditempat terpisah Komandan Koramil 05/Permata Kapten Inf Abdul Asis mengatakan, kehadiran kami di lokasi adalah untuk memastikan kelancaran pembangunan. Dan sebagai Satuan Teritorial, kami bertugas melakukan monitoring, membantu koordinasi, serta menjalin komunikasi dengan masyarakat sekitar agar pengerjaan ini tidak menemui kendala di lapangan.

"Pembangunan ini merupakan langkah percepatan pemerintah dalam menyediakan tempat tinggal sementara yang layak sebelum Hunian Tetap (Huntap) direalisasikan", ujarnya.

Kehadiran para Babinsa juga menguatkan komitmen kami TNI mendukung penuh proses pemulihan pasca bencana. Harapannya masyarakat terdampak bencana di khususnya di wilayah Kecamatan Permata dapat segera memiliki tempat bernaung yang lebih aman dan nyaman, pungkasnya.


 

Redelong – Kepala Staf Umum Tentara Nasional Indonesia (Kasum TNI) melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, dalam rangka meninjau langsung kondisi dan fungsi Jembatan Bailey yang berada di Desa Karang Rejo, Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah" Kamis 29 Januari 2026

Kunjungan Kerja Kasum TNI Letnan Jendral TNI Richard Taruli. Tampubolon S.H.M.M. tersebut beserta rombongan secara langsung didamping oleh forkopimda dan Dandim 0119/BM.

Dandim 0119/BM Letkol Inf Ahmad Fauzi mengatakan" Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat malaui TNI terhadap pemulihan infrastruktur pasca bencana terjadi di wilayah Bener Meriah" Ujarnya 

Lanjutnya" Jembatan Bailey di Desa Karang Rejo merupakan sarana vital yang menghubungkan antar wilayah dan menjadi akses utama bagi aktivitas ekonomi warga setempat.

Dalam penijouan tersebut. Kasum TNI melihat secara langsung kondisi fisik jembatan, yang sedang dikerjakan oleh satgas gulbencal dari Yonzipur 16/DA dan personil kodim 0119/BM.

Dilokasi titik pembangunan jembatan Bailey Desa Karang Rejo Kasum TNI menegaskan, bahwa kehadiran TNI dalam pembangunan infrastruktur, termasuk jembatan Bailey, merupakan bagian dari tugas TNI dalam membantu pemerintah daerah serta mendukung kesejahteraan masyarakat.

Pasca terjadinya bencana, jembatan bailey ini sangat penting bagi kelancaran aktivitas masyarakat. 

Untuk itu, TNI akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan memastikan infrastruktur aman dan lancar digunakan nantinya.

Kita berharap, kunjungan kerja ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga serta meningkatkan kualitas infrastruktur demi mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bener Meriah" Pungkasnya

 

Redelong, Kodim 0119/BM - Anggota TNI yang terdiri dari Anggota Koramil 03/TG dan Yonif 114/SM bersama masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong pembuatan jembatan darurat di Desa Setie, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Jum'at (30/01/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Danramil 03/TG Kapten Inf Takdir Anur sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan infrastruktur masyarakat desa, khususnya akses penghubung yang sangat dibutuhkan warga untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Di sela-sela kegiatan Kapten Inf Takdir Anur menyampaikan, pembuatan jembatan darurat ini dilakukan menggunakan material yang berada disekitarnya, sebagai solusi cepat dan efektif untuk mengatasi keterbatasan akses transportasi yang sebelumnya mengalami kerusakan.

Gotong royong ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial dalam menjalin kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus mencerminkan komitmen TNI AD untuk selalu hadir di tengah masyarakat, memberikan solusi nyata, serta mendukung pembangunan wilayah pedesaan demi kesejahteraan bersama.

"Dan diharapkan jembatan tersebut dapat digunakan sementara sambil menunggu pembangunan jembatan permanen", ungkapnya.

Masyarakat setempat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI atas dalam membantu menyelesaikan permasalahan di desa dan berharap sinergi seperti ini terus terjalin ke depannya.


 

Kamis, 29 Januari 2026

Redelong – Babinsa Koramil 03/TG mendampingi Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) dalam kegiatan peninjauan lokasi yang direncanakan untuk pembangunan Jembatan Bailey tepatnya di Desa Gayo Setie, Kecamatan Gajah Putih Kabupaten Bener Meriah" Kamis 29 Januari 2026

Dandim 0119/BM Letkol Inf Ahmad Fauzi melalui Danramil 03/TG Kapten Inf Takdir Anur Mengatakan. Peninjauan ini dilakukan sebagai langkah awal untuk memastikan kesiapan lokasi serta menentukan titik pembangunan jembatan yang tepat dan aman. 

Pembangunan jembatan Bailey tersebut direncanakan sebagai solusi Untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan perekonomian masyarakat pasca bencana.

Saat ini, masyarakat setempat hanya mengandalkan jembatan darurat untuk beraktivitas dan hanya dapat dilintasi oleh roda dua.

Saat ini satgas gulbencal sudah stanby dilokasi sambil menunggu alat dan peralatan jembatan Bailey dan insaallah dalam waktu dekat pembangunan jembatan ini sudah dapat dilaksanakan guna mempercepat pertumbuhan perekonomian masyarakat setempat" Pungkasnya

 

Redelong  – Akses Jembatan Meriah Jaya yang berada di Kecamatan Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah, kini telah kembali tersambung dan pertumbuhan perekonomian Masyarakat Berangsur Pulih" Kamis 29 Januari 2026

Dandim 0119/BM Letkol Inf Ahmad Fauzi mengatakan" Alhamdulillah dua bulan pasca bencana terjadi pengerjaan pembangunan jembatan Bailey dan pemasangan gorong - gorong Aramko yang dikerjakan oleh satgas gulbencal sudah 13 titik terpasang dan manfaatnyapun sudah dapat dirasakan masyarakat. Sedangkan yang lainya sedang dalam proses pengerjaan.

Dikatakan Dandim, Tersambungnya kembali jembatan di seluruh wilayah pasca bencana, membawa dampak positif terhadap aktivitas sosial dan perekonomian warga yang sebelumnya terputus.

Salah satunya, jembatan meriah jaya merupakan akses vital yang menghubungkan antar desa dan menjadi jalur utama bagi mobilitas masyarakat, termasuk distribusi hasil pertanian, kebutuhan pokok, serta aktivitas perdagangan" Ujarnya 

Dikesempatan itu juga warga masyarakat Desa Meriah Jaya. An Aman Tona, sangat antusias atas kerja TNI dalam pembangunan jembatan Bailey dikampung kami.

Akses jembatan yang terputus kini sudah tersambung, aktivitas ekonomi masyarakat saat ini berlahan kembali pulih dan bangkit.

Dengan pulihnya akses Jembatan Meriah Jaya, diharapkan roda perekonomian masyarakat dapat terus tumbuh secara bertahap dan berkelanjutan. Selain itu mempercepat pembangunan wilayah pemukiman masyarakat yang terdampak pasca bencana terjadi" Pungkasnya

 

Redelong, Kodim 0119/BM - Bentuk kepedulian dan empati Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) terhadap masyarakat yang terdampak bencana, khususnya anak-anak yang mengalami tekanan psikologis akibat musibah yang terjadi. 

Ketua Persit KCK Cab XXV Dim 0119/Bener Meriah Ny. Rima Ahmad Fauzi bersama Pengurus Persit KCK Cab XXV Dim 0119/BM menggelar kegiatan pemulihan psikologis (Trauma Healing) dan menyalurkan bantuan bagi para korban bencana alam banjir bandang dan tanah longsor di Desa Meriah Jaya, Kecamatan Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah, Kamis (29/01/2026).

Suasana kegiatan berlangsung hangat, penuh keceriaan, dan keakraban dengan kehadiran Persit yang secara langsung turun berinteraksi dengan anak-anak korban bencana. Tawa serta ekspresi bahagia tampak jelas dari wajah anak-anak saat mengikuti setiap rangkaian kegiatan.

Ny. Rima Ahmad Fauzi usai kegiatan menyampaikan, kegiatan yang kami laksanakan sebagai bentuk kepedulian dan perhatian kepada anak-anak korban bencana. Kami berharap melalui trauma healing ini, anak-anak dapat kembali ceria, memiliki semangat, serta mampu bangkit dari pengalaman traumatis yang mereka alami.

"Anak-anak merupakan kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus agar tidak mengalami trauma berkepanjangan", ujarnya.

Selain itu, trauma healing ini merupakan upaya nyata Persit Kartika Chandra Kirana dalam mendukung pemulihan mental dan emosional anak-anak sebagai generasi penerus bangsa, serta bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana, imbuhnya.

Harapannya dengan kehadiran Persit di tengah-tengah warga terdampak bencana dapat memberikan semangat, harapan, serta motivasi bagi para korban untuk bangkit dan menata kembali kehidupan pasca bencana, pungkasnya.






 

Rabu, 28 Januari 2026

Redelong — Progres pembangunan Jembatan Bailey di Desa Bener Pepanyi Kecamatan Permata terus menunjukkan perkembangan signifikan. Saat ini, pekerjaan telah memasuki tahap pemasangan lantai jembatan, sebagai bagian penting dalam penyelesaian konstruksi" Rabu 28 Januari 2026

Dandim 0119/BM Letkol Inf Ahmad Fauzi melalui Danramil 05/Permata mengatakan" Saat ini pengerjaan jembatan Bailey di Desa Bener Pepanyi telah memasuki tahap pemasangan lantai jembatan.

Lanjutnya" Pemasangan lantai merupakan tahapan krusial sebelum jembatan dapat difungsikan" Ujarnya 

Satgas gulbencal bersama personil Koramil 05/Permata dilapangan terus mengoptimalkan pekerjaan. Agar pembangunan jembatan Bailey ini dapat segera selesai dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Saat ini progres pengerjaan sudah mencapai 60%.

Dan kita berharap pembangunan jembatan ini dalam waktu dekat dapat segera selesai guna mempercepat pemulihan infrastruktur di ruas jalan lintas KKA.

Sehingga akses transportasi dapat kembali normal dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat antara kabupaten" Pungkasnya

 

Redelong  — Dua bulan pascabencana terjadi, TNI dan masyarakat terus berbenah, secara bergotong royong untuk menyalurkan air bersih ke pemukiman masyarakat tepatnya di Desa Mekar Ayu Kecamatan Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah" Rabu 28 Januari 2026

Danramil 03/TG Kapten Inf Takdir Anur mengatakan" Sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap kesulitan masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar air bersih yang hingga kini masih terbatas akibat dampak bencana. 

Personel Koramil 03/TG bahu-membahu bersama warga memperbaiki bak penampung yang tertimbun oleh lumpur dan material kayu agar air bersih dapat kembali disalurkan ke titik pemukiman masyarakat.

Dikatakan Danramil, Kegiatan tersebut, merupakan wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat serta komitmen Koramil dalam membantu percepatan pemulihan kondisi masyarakat pascabencana.

"Kami tidak akan membiarkan rakyat berjuang sendirian di masa sulit ini. Kehadiran kami di sini adalah.TNI bagian tak terpisahkan dari denyut nadi masyarakat," tegas Danramil

Dan kami akan terus hadir dan berupaya membantu masyarakat semaksimal mungkin, terutama dalam pemenuhan kebutuhan air bersih sehingga kebutuhan air bersih dapat kembali normal dan lancar sampai ke rumah warga" Pungkasnya

 

Redelong, Kodim 0119/BM - Pasca banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bener Meriah, prajurit TNI AD melalui Koramil-koramil jajaran Kodim 0119/BM bersama masyarakat bergerak cepat melaksanakan gotong royong pembersihan permukiman warga.

Kegiatan ini dilakukan di wilayah Koramil 06/Bukit Desa Mupakat Jadi, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan lingkungan dan aktivitas masyarakat terdampak bencana, Rabu (28/01/2026).

Komandan Koramil 06/Bukit Kapten Czi Aep Mukhran Halid menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran negara di tengah kesulitan masyarakat. Menurutnya, pembersihan material banjir menjadi langkah awal untuk memulihkan mobilitas dan aktivitas warga.

“Kami berupaya membantu semaksimal mungkin agar lingkungan segera bersih dan masyarakat dapat kembali beraktivitas,” ujarnya.

Gotong royong ini menjadi kunci utama dalam mempercepat pemulihan pascabencana. Oleh karena itu, sinergi TNI dan warga sangat penting agar dampak bencana dapat segera ditangani dan tidak berkepanjangan, pungkasnya.


 

Selasa, 27 Januari 2026

Redelong  — Satuan Tugas Penanggulangan Bencana (Satgas Gulbencal) terus mempercepat proses perakitan Jembatan Bailey diwilayah wilayah pelosok yang terdampak, salah satunya akses jalan penghubung antar kabupaten tepatnya di Desa Meriah Jaya, Kecamatan Gajah Putih Kabupaten Bener Meriah" Selasa 27 Januari 2026

Dandim 0119/BM Letkol Inf Ahmad Fauzi mengatakan" Perakitan jembatan tersebut dilakukan sebagai upaya pemulihan akses transportasi masyarakat yang terdampak pasca bencana.

Pemulihan akses jalan ini, untuk mendukung kelancaran aktivitas ekonomi dan sosial warga setempat. Saat ini progres pekerjaan telah mencapai 40 persen yang dikerjakan oleh satgas gulbencal dari yonzikon 13 dan dibantu personil Koramil 03/TG" Ujarnya 

Lanjutnya" Personel Satgas Gulbencal bekerja secara intensif di lapangan dengan dukungan peralatan dan material yang telah disiapkan oleh pemerintah.

Meskipun dihadapkan pada kondisi medan serta cuaca panas yang cukup ekstrem disiang hari, namun pengerjaan jembatan terus dilakukan agar jembatan segera dapat digunakan oleh masyarakat.

Dengan dibangunya jembatan Bailey ini. Kita berharap nantinya dapat memberikan manfaat besar, khususnya dalam memperlancar mobilitas warga serta mempercepat pemulihan wilayah pascabencana di Kecamatan Gajah Putih khususnya" Pungkasnya

 

Redelong, Kodim 0119/BM - TNI bersama warga masyarakat gotong-royong bahu membahu membangun sarana ibadah yang sebelumnya terdampak bencana banjir bandang.

Terlihat Babinsa Koramil 04/PRG Sertu Tatang Suryana bersama masyarakat melakukan gotong royong dalam pembangunan Musholla yang terletak di Desa Uning Mas, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Selasa (27/01/2026).

Babinsa Sertu Tatang Suryana mengatakan, gotong royong yang dilakukannya merupakan suatu peran aktif Bintara Pembinaan Desa (Babinsa) selaku aparat kewilayahan yang hadir dalam pembangunan sarana ibadah di wilayah binaannya sekaligus menjalin kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi demi mewujudkan kemanunggalan TNI bersama rakyat.

"Sebagai aparat teritorial (Babinsa) sudah seharusnya dapat manunggal dengan rakyat, salah satunya dengan gotong royong pembangunan sarana ibadah, yang dapat mempererat hubungan tali silaturahmi antara Babinsa dan masyarakat diwilayah binaan", ujarnya.

Harapannya kegiatan gotong royong ini dapat mempercepat pembangunan musholla ini, sehingga bisa dipergunakan oleh warga untuk sarana ibadah, pungkasnya.






 

Redelong, Kodim 0119/BM - Personel TNI dari Koramil 03/TG bersama masyarakat gotong royong mendirikan tiang tower air untuk fasilitas MCK bantuan dari TNI di Desa Meriah Jaya, Kecamatan Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah, Selasa (27/01/2026).

Komandan Koramil 03/TG Kapten Inf Takdir Anur menyampaikan, bantuan fasilitas MCK (Mandi,Cuci,Kakus) dari TNI ini adalah aksi nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus upaya konkret dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan sanitasi dan kesehatan lingkungan, khususnya di wilayah pedesaan.

"Pembangunan MCK ini menjadi salah satu prioritas dalam menciptakan desa yang bersih dan sehat. Apalagi setelah terdampak langsung bencana, TNI hadir untuk membantu pemulihan Infrastruktur maupun fasilitas umum pasca bencana", ujarnya.

Harapanya dengan adanya bantuan fasilitas MCK ini lingkungan di wilayah terjaga dan kesehatan masyarakat juga menjadi lebih baik lagi, pungkasnya

 

Senin, 26 Januari 2026

Redelong  – Pasca terjadinya Bencana alam berupa banjir serta tanah longsor. Satgas Gulbencal dari Kodim 0119/Bener Meriah bersama Yonif 114/Satria Musara terus menggenjot penyelesaian pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Desa Meriah Jaya, Kecamatan Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah" Senin 26 Januari 2026

Dandim 0119/BM Letkol Inf Ahmad Fauzi mengatakan"  Meski ditengah panasnya terik matahari satgas gulbencal terus berupaya membangun Huntara untuk masyarakat yang terdampak bencana diwilayah Dusun Uning Baru Desa Meriah Jaya.

Adapun pembangunan Huntara tersebut sebanyak 33 Unit. Pekerjaan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian TNI dalam membantu percepatan pemulihan pasca bencana, khususnya dalam penyediaan tempat tinggal sementara yang layak bagi masyarakat yang terdampak" Ujarnya 

Lanjutnya" Huntara ini dikejar oleh personil TNI yang tergabung dalam satgas gulbencal dan kita terus berupaya semaksimal mungkin dilapangan untuk terus melanjutkan tugas kemanusiaan hingga seluruh target pembangunan Huntara di Desa Meriah Jaya dapat diselesaikan sesuai rencana" Pungkasnya

 

Redelong, Kodim 0119/BM - Babinsa Koramil 03/TG Koptu Aruwiya memonitoring pembuatan Sumur Bor di Huntara (Hunian Sementara) Desa Tunyang Induk, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah dengan terjun langsung ke lokasi pengeboran, Senin (26/01/2026).

Dilokasi pengeboran sumur bor Babinsa Koptu Aruwiya mengatakan, kami secara aktif memantau progress pekerjaan sumur bor untuk memastikan pengeboran berjalan sesuai sesuai rencana dan memberikan manfaat maksimal bagi warga korban bencana alam.

“kita terus monitor dan pantau, mudah-mudahan kegiatan berjalan dengan lancar, serta memastikan adanya pendampingan, pengawasan, dan koordinasi agar pengeboran berjalan lancar dan cepat", ujarnya.

Harapannya dengan adanya sumur bor di  hunian sementara bagi warga yang terdampak bencana dapat membantu masyarakat, berkaitan dengan kebutuhan air bersih, pungkasnya.

 

Redelong – Babinsa Koramil 02/Wih Pesam, melaksanakan pemantauan pembangunan Hunian Sementara (Huntara) untuk korban bencana yang terdampak langsung tepatnya di Desa Wonosobo Kecamatan Wih Pesam Kabupaten Bener Meriah" 26 Januari 2026

Danramil 02/Wps Kapten Inf Jan Suhardi mengatakan" Sebanyak 17 Blok Huntara dibangun dengan menampung 89 Kepala Keluarga, dan saat ini progres pengerjaan sudah mencapai 20% yang dikerjakan oleh CV Akusara Bina Mandiri" Ujarnya 

Lanjutnya" Kegiatan pemantauan secara rutin merupakan tugas Babinsa sebagai satuan teritorial. Selain itu, sebagai bentuk dukungan TNI AD melalui peran Babinsa dalam membantu pemerintah daerah memastikan proses pembangunan Huntara berjalan dengan lancar, tertib, dan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.

Dan kita berharap, pembangunan Huntara ini berjalan aman sampai dengan selesai, sehingga dapat segera memberikan tempat tinggal sementara yang layak bagi 89 KK sebagai penerima manfaat" Pungkasnya

 

Redelong, Kodim 0119/BM - Dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat setelah terdampak bencana. TNI hadir membawa semangat kepedulian terhadap lingkungan dan kesejahteraan masyarakat, dengan membangun fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di Desa Meriah Jaya, Kecamatan Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah, Senin (26/01/2026).

Terlihat dilapangan personel TNI dari Koramil 03/TG bersama masyarakat sedang melakukan pemasangan tiang-tiang penyangga atap dan pembuatan bak penampung air, dengan progres pengerjaan 55%.

Komandan Kodim 0119/BM Letkol Inf Ahmad Fauzi melalui Danramil 03/TG Kapten Inf Takdir Anur menyampaikan, aksi nyata ini menjadi refleksi kuat dari kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus upaya konkret dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan sanitasi dan kesehatan lingkungan, khususnya di wilayah pedesaan. 

"Pembangunan MCK ini menjadi salah satu prioritas dalam menciptakan desa yang bersih dan sehat. Apalagi setelah terdampak langsung bencana, TNI hadir bukan hanya untuk menjamin keamanan, tetapi juga untuk membantu pemulihan Infrastruktur maupun fasilitas umum pasca bencana", ujarnya.

Harapanya dengan adanya bantuan tersebut sanitasi lingkungan di wilayah ini akan terjaga. Kesehatan, masyarakatnya juga menjadi lebih baik lagi dan dapat digunakan dengan sebaik sebaiknya, pungkasnya.


 

Minggu, 25 Januari 2026

Redelong, Kodim 0119/BM - TNI yang tergabung dalam Satgas Gulbencal Kodam Iskandar Muda mulai mengerjakan Jembatan Bailey di Jembatan Desa Meriah Jaya, Kecamatan Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah, Minggu (25/01/2026).

Pemulihan jalur transportasi darat terus dikebut TNI-AD di beberapa titik jembatan penghubung di wilayah Aceh, khususnya di wilayah Kabupaten Bener Meriah pasca bencana yang terjadi.

Komandan Kodim 0119/BM Letkol Inf Ahmad Fauzi melalui Danramil 03/TG Kapten Inf Takdir Anur saat dikonfirmasi di lapangan mengatakan, Jembatan Meriah Jaya yang terputus merupakan salah satu akses vital yang menghubungkan antar desa di Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Aceh Tengah.

"Saat ini Satgas Gulbencal yang tergabung di wilayah Kodim 0119/BM terus berupaya untuk menghubungkan kembali akses yang terputus dengan membangun jembatan bailey", ujarnya.

Dengan mulai di kerjakannya Jembatan Meriah Jaya harapannya proses pemulihan pasca terjadinya bencana di Kabupaten Bener Meriah dapat membuka akses kembali normal serta mempermudah akses masyarakat, pungkasnya.

 

 

Redelong  — Rangka jembatan Bailey pada ruas Jalan KKA di Desa Bener Pepanyi kini telah berhasil terpasang. Pemasangan tersebut dilakukan oleh Satgas Gulbencal dari Yon Arhanud 5/CSBY, Denzipur 3/ATD dan Personil Koramil 05/Permata.

Pengerjaan pemasangan jembatan Bailey ini sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan akses transportasi yang terputus pasca bencana terjadi.

Dandim 0119/BM Letkol Inf Ahmad Fauzi selaku Dansatgas Gulbencal Di kabupaten Bener Meriah mengatakan" Saat ini kerangka jembatan sudah terbentang di ruas jalan yang terputus, secara bertahap dan lanjutan kita terus berupaya menuntaskan pemasangan Jembatan Bailey ini.

Personel di lapangan bekerja secara maksimal, dan diharapkan jembatan ini dapat segera difungsikan dan dilalui oleh masyarakat untuk mendukung aktivitas perekonomian dan mobilitas masyarakat.

Kita ketahui bersama, pada ruas jalan KKA yang terputus ini merupakan jalur vital penghubung antarwilayah. Semoga dalam waktu dekat seluruh pekerjaan bisa kita tuntaskan dan  tepat waktu" Pungkasnya.

 

Redelong  — Dalam rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Danpos Ramil 03/TG bersama masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong (goro) tapatnya di TPU Simpang Layang Kecamatan Gajah Putih Kabupaten Bener Meriah" Minggu 25 Januari 2026

Danramil 03/TG Kapten Inf Takdir Melalui Danpos Ramil Pelda Riawan mengatakan" Guan meyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, kita bersama warga membersihakan seluruh areal makam untuk memudahkan masyarakat berziarah 

Melalui kegiatan gotong royong ini, kita berharap dapat menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan di  TPU yang ada disekitar kita.

Selain itu, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian TNI terhadap lingkungan dan sekaligus upaya mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah teritorialnya" Pungkasnya

 

Redelong — Ruas jalan lintas Takengon–Bireuen kembali mengalami amblas pada salah satu titik, tepatnya di Desa Jamur Ujung Kecamatan Wih Pesam Kabupaten Bener Meriah" Minggu 25 Januari 2026 

Danramil 02/Wps Kapten Inf Jan Suhardi saat dikonfirmasi membenarkan" Akses jalan tersebut sebelumnya sudah mengalami kerusakan dengan membentuk kawah di sisi kanan jalan. Kerusakan tersebut terjadi pasca bencana banjir pada 26 Nopember 2025 lalu.

Hingga saat ini, struktur tanah yang sudah labil dan tidak dapat menahan beban kendaraan berat sedikit demi sedikit ruas jalan tersebut kian melebar" Ujarnya 

Lanjutnya"  untuk menghindari hal terjadinya kerugian pada penguna jalan Babinsa dilokasi menghimbau penguna jalan khususnya kendaraan yang mengangkut beban berat untuk berhati hati karena ruas di titik tersebut sudah rawan untuk dilintasi

Dan kita berharap, penagan di ruas titik jalan ini segera dilakukan karena struktur tanah sudah sangat labil. Setiap kali kendaraan berat melintas, bumi seolah bergetar dan sedikit demi sedikit aspal ini terkikis, melebar menuju kehancuran" Pungkasnya

 

Sabtu, 24 Januari 2026

Redelong, Kodim 0119/BM - Danramil 05/Permata Kapten Inf Abdul Asis melaksanakan pengecekan pengerjaan tembok pengaman jembatan Armco Wih Pase 4 di Desa Burni Pase, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, Sabtu (24/01/2026).

Untuk memperkuat struktur Jembatan Armco (Pipa Baja Bergelombang), Satgas Gulbencal Kodim 0119/BM membangun dinding sayap jembatan (Wing Wall) untuk menjaga stabilitas struktur jembatan Armco dari gerusan air, Selasa (20/01/2026).

Pembangunan jembatan tersebut dilaksanakan oleh personel gabungan TNI dari Koramil 05/Permata Kodim 0119/BM, Yon Arhanud 5/CSBY dan masyarakat. Jembatan tersebut sebelumnya rusak akibat banjir bandang, sehingga memutus akses dan menghambat mobilitas masyarakat.

Danramil 05/Permata Kapten Inf Abdul Asis menyampaikan, Pemantauan dan pengecekan secara rutin ini dilakukan guna mengetahui progres pengerjaan jembatan agar selesai tepat waktu untuk mendukung kelancaran aktivitas masyarakat.

"Kehadiran TNI melalui Satgas Gulbencal diharapkan dapat membantu memulihkan akses vital warga dan mendorong kembali aktivitas ekonomi masyarakat pascabencana", ujarnya.

Pembangunan tembok pengaman ini bertujuan untuk memastikan jembatan Armco dapat berfungsi secara permanen dan aman bagi akses logistik serta aktivitas ekonomi masyarakat, pungkasnya 


 

Redelong  – Akses jalan utama menuju Desa Meriah Jaya hingga saat ini masih lumpuh akibat rusaknya jembatan pasca terjadinya bencana.  Kini TNI yang tergabung dalam Satgas Gulbencal telah hadir Bagun Jembatan Bailey" Sabtu 23 Januari 2026

Dandim 0119/BM Letkol Inf Ahmad Fauzi mengatakan" Pasca terjadinya bencana, seluruh jembatan yang terputus secara bertahap terus kita perbaiki baik pemasangan jembatan Bailey, jembatan Ayun maupun Gorong Aramco diseluruh kabupaten Bener Meriah 

Semua dilakukan secara bertahap dan dikerjakan oleh satgas gulbencal.Pembangunan jembatan merupakan komitmen pemerintah pusat untuk memulihkan seluruh inspratruktur yang terputus pasca bencana" Ujarnya 

Dikatakan Dandim. Pembangunan jembatan Bailey merupakan prioritas utama di seluruh wilayah kabupaten bener meriah yang terdampak oleh bencana dengan tujuan membuka kembali akses jalan yang terputus.

Dan pengerjaannya, dilakukan secepat mungkin agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal dan distribusi bantuan berjalan aman, selain itu mempercepat pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah pelosok desa 

Dan kita berharap, dengan hadirnya TNI yang tergabung dalam satgas gulbencal, akses jalan yang terputus dapat segera pulih sehingga kebutuhan sehari-hari dan roda perekonomian masyarakat di setiap desa kembali berjalan normal" Pungkasnya

 

Redelong - Menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Kodim 0119/BM bersama prajurit 114/SM, sasar pelosok desa bersihkan sarana ibadah yang terdampak bencana tepatnya di Desa Belang Rongka Kecamatan Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah" Sabtu 24 Januari 2026

Dandim 0119/BM Letkol Inf Ahmad Fauzi melalui Danramil 03/TG Kapten Inf Takdir Anur Mengatakan" Pasca terjadinya bencana di wilayah kabupaten Bener Meriah  sarana ibadah yang merupakan pasilitas umum masih perlu dilakukan pembersihan.

Dan saat ini kita sudah menurunkan personil kita dari Koramil 03/TG Kodim 0119/BM dan dibantu oleh prajurit Yonif 114/SM guna pembersihan material longsor dan perbaikan lainya yang rusak akibat terjadinya bencana" Ujarnya 

Lanjutnya" Kita ketahui bersama bagi umat beragama Islam Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah merupakan bulan yang penuh berkah dan ditunggu tunggu, untuk itu seluruh sarana ibadah yang mengalami kerusakan pasca bencana, dengan secepat kita perbaiki baik dalam pembersihan material maupun lainya, sehingga rumah ibadah tersebut dapat digunakan masyarakat.

Dikatakan Danramil" Kegiatan yang kita laksanakan ini, sebagai bentuk kepedulian TNI agar masyarakat dapat kembali menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk, khususnya dalam menyambut Ramadhan yang tinggal beberapa waktu lagi.

Sarana ibadah yang kita dibersihkan meliputi bagian dalam, pekarangan hingga halaman parkir mesjid yang masih tertimbun oleh lumpur pasca banjir bandang terjadi pada beberapa hari lalu 

Kita berharap, dengan dibersihkannya sarana ibadah ini, nantinya masyarakat dapat nyaman dan khusyuk melaksanakan ibadah dibulan Ramdhan.  

Selain itu kita dapat mempererat silaturahmi dengan masyarakat serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial" Pungkasnya

 

Jumat, 23 Januari 2026

Redelong, Kodim 0119/BM - Anggota Koramil 04/PRG bersama warga kembali melaksanakan gotong royong pembersihan pemukiman masyarakat pasca bencana banjir bandang yang terjadi di Dusun Transat Desa Arul Gading, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Jum'at (23/01/2026).

Kegiatan ini guna mempercepat penanganan pasca bencana, TNI bersama bersama warga melaksanakan gotong royong membersihkan material  longsoran yang berada di pemukiman.

Pgs. Danramil 04/PRG Pelda Yulianto dalam keterangannya mengatakan, pembersihan material lumpur dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian terhadap wilayah binaan. 

"Kegiatan ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang terdampak langsung bencana. Harapannya, apa yang kita lakukan ini dapat memberikan dorongan moral serta semangat kebersamaan", ujarnya.

Dengan kehadiran anggota TNI di lokasi bencana sangat berarti bagi warga, mereka semakin semangat dalam bergotong royong. Semoga juga dengan kehadiran anggota TNI proses pemulihan pasca bencana dapat berjalan dengan cepat, pungkasnya.


 

Redelong — Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam pemulihan pascabencana melalui pembangunan Hunian Sementara (Huntra) bagi masyarakat terdampak bencana tepatnya di Desa Panta Kuli, Kecamatan Mesidah Kabupaten Bener Meriah" Jumat 23 Januari 2026

Dandim 0119/BM Letkol Inf Ahmad Fauzi melalui Danramil 01/Bandar Kapten Inf Arianto mengatakan" Pada tahap pembangunan saat ini, sebanyak 13 unit Huntra sedang dalam proses pembangunan dengan progres 60 % untuk masyarakat Panta Kuli yang terdampak parah pasca bencana" Ujarnya 

Dikatakan Danramil" Pembangunan Huntra ini bertujuan untuk menyediakan tempat tinggal yang layak, aman, dan sehat bagi masyarakat.

Saat ini proses pengerjaan terus dikebut dan insaallah dalam waktu dekat sudah dapat ditempati oleh masyarakat. Seluruh unit Huntra dibangun dengan mengunakan material kayu.

Dan kita keberadaan Huntra ini dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak serta mempercepat proses pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat yang terdampak langsung pasca bencana terjadi" Pungkasnya

 

Redelong  — Progres pemasangan batu bronjong di Jembatan Yonif 114/Satria Musara (SM) hingga saat ini mencapai 80 persen. Pekerjaan tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan struktur untuk pemasangan jembatan Bailey yang akan dipasang untuk menghubungkan akses jalan yang terputus tepatnya di Desa Karang Rejo Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah" Jumat 23 Januari 2026

Dandim 0119/BM Letkol Inf Ahmad Fauzi melalui Danramil 06/Bukit Kapten Czi Aep Mukhran Halid mengatakan" Pemasangan Bronjong tersebut bertujuan untuk mencegah erosi serta memperkuat landasan jembatan Bailey yang akan dipasang.

Lanjutnya" Pemasangan bronjong dilaksanakan secara bertahap karena sulitnya medan dan dalamya akses jembatan yang terputus, pekerjaan tersebut dengan melibatkan personel satgas gulbencal dari Yonzipur 16/DA dan personil kodim 0119/BM" Ujarnya 

Dikatakan Danramil, Saat ini satgas gulbencal terus bekerja keras dan fokus utama pekerjaan berada pada penguatan tebing sungai di sekitar jembatan yang rawan tergerus arus air, terutama saat musim hujan.

Dengan capaian 80 persen, dalam waktu dekat jambatan Bailey yang sudah dirakit dapat segera di pasang untuk menyambungkan akses jalan yang terputus pasca bencana terjadi beberapa hari lalu.

Selain meningkatkan kekuatan konstruksi, kegiatan ini juga mencerminkan kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat untuk mempercepat pemulihan arus lalulintas dan mendukung pertumbuhan perekonomian masyarakat" Pungkasnya

 

Kamis, 22 Januari 2026

Redelong, Kodim 0119/BM - Babinsa Koramil 04/PRG Sertu Tatang Suryana melaksanakan pengamanan kegiatan pembersihan material bencana banjir dan longsor di jalan Desa Uning Mas, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Kamis (22/01/2026).

Pengamanan dilakukan untuk memastikan proses pembersihan berjalan aman dan lancar, mengingat alat berat beroperasi di jalur yang masih rawan dan masih di pergunakan masyarakat untuk beraktifitas.

Dalam kesempatan tersebut Babinsa Sertu Tatang Suryana mengatakan, kegiatan ini difokuskan untuk mengangkat dan membersihkan material longsoran yang menutupi badan jalan pasca terjadinya bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bener Meriah.

"Pembersihan material tanah dan lumpur yang menutup badan jalan ini adalah salah satu upaya pemulihan yang dilakukan guna mengembalikan akses transportasi masyarakat", ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan akses jalan dapat segera kembali normal sehingga aktivitas masyarakat pascabencana dapat berjalan dengan lancar, Pungkasnya.

 

Redelong - Koramil 02/Wih Pesam bersama personel Yonif 114/Satria Musara, terus melaksanakan upaya pemulihan pasca bencana dengan membersihkan fasilitas umum seperti meunasah bertempat di Dusun Uning Gelime Kecamatan Wih Pesam Kabupaten Bener Meriah" Kamis 22 Januari 2026

Dandim 0119/BM Letkol Inf Ahmad Fauzi melalui Danramil 02/Wps Kapten Inf Jan Suhardi mengatakan" Dusun Uning Gelime merupakan wilayah yang terdampak bencana alam beberapa waktu lalu, untuk memulihkan wilayah tersebut kita masih terus bekerja dan mengerahkan personil TNI, baik dari Koramil maupun dari batalion guna membersihkan seluruh pasilitas umum yang dibutuhkan masyarakat" Ujarnya 

Dikatakan Danramil, selain dilakukan pembersihan sisa sisa material kayu yang hayut terbawa arus pasca bencana, kodim 0119/BM juga akan membangun MCK untuk meunasah AN - Nur sebagi pasilitas umum.

Lanjutnya" Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat terdampak bencana sekaligus wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat. Sinergi Koramil 02/Wps dan Yonif 114/SM serta masyarakat setempat diharapkan dapat memberikan semangat untuk masyarakat, sehingga masyarakat dapat bangkit kembali pasca terjadinya bencana beberapa waktu lalu.

Dan kami akan terus berbenah dan hadir di tengah masyarakat sampai kondisi benar-benar pulih. Pembersihan fasilitas umum ini menjadi prioritas agar aktivitas sosial, terlebih saat ini sudah menjelang bulan ramadhan  sehingga masyarakat dapat mengunakan meunasah dengan nyaman dan normal saat beribadah" Pungkasnya

 

Redelong - Satgas Gabungan Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) merencanakan pembangunan jembatan ayun sebagai upaya memulihkan akses wilayah yang terisolir akibat bencana alam, tepatnya di Desa Cekal Baru Kecamatan Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah" Kamis 22 Januari 2026

Dandim 0119/BM Letkol Inf Ahmad Fauzi melalui Danramil 03/TG Kapten Inf Takdir Anur Mengatakan, Pengukuran tersebut guna memastikan kebutuhan panjang dan lebar jembatan ayun yang akan dibangun oleh satgas gulbencal.

Jembatan ayun sebelumnya sudah hilang dan terbawa arus pasca terjadinya banjir dan tanah longsor. Saat ini akses penghubung antar wilayah telah berdampak signifikan terhadap aktivitas warga, termasuk perekonomian dan pelayanan dasar. 

Oleh karenanya, pembangunan jembatan ayun sebagai langkah cepat dan efektif untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat antar desa.

Dan kita berharap dengan dibangunnya jembatan ayun tersebut akses masyarakat dapat kembali normal baik pertumbuhan ekonomi maupun aktivitas masyarakat dalam kegiatan lainya" Pungkasnya

 

Redelong, Kodim 0119/BM - Mencapai prosentase 18% Babinsa Koramil 03/TG Koptu Aruwiya memonitoring pembangunan Huntara (Hunian Sementara) dan membantu langsung ke lokasi pembangunan di Desa Tunyang Induk, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Kamis (22/01/2026).

Pemerintah menargetkan pembangunan ribuan unit Huntara ini selesai secara bertahap sebagai solusi cepat sebelum hunian permanen dibangun. 

Komandan Kodim 0119/BM Letkol Inf Ahmad Fauzi melalui Danramil 03/TG Kapten Inf Takdir Anur mengatakan, pihaknya secara aktif memantau progress pekerjaan Huntara memastikan proses pembangunan berjalan sesuai sesuai rencana, tepat sasaran, aman, dan memberikan manfaat maksimal bagi warga korban bencana alam. Kami juga terus berkoordinasi sehingga bisa menjadi penghubung antara warga, pemerintah daerah, dan pihak terkait lainnya untuk mengatasi kendala

“kita terus monitor dan laporkan perkembangan pembangunan kepada komando atas sebagai bentuk akuntabilitas. Mudah-mudahan kegiatan berjalan dengan aman dan lancar, serta memastikan adanya pendampingan, pengawasan, dan koordinasi agar pembangunan berjalan lancar, cepat, dan efisien”, Ujarnya.

Kami berharap,melalui pembangunan Huntara ini, warga terdampak bencana di wilayah binaan kami ini dapat segera memiliki tempat tinggal sementara yang layak, sehingga proses pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat dapat berjalan, Pungkasnya.